User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Article Index

Akhir Hidup Don Bosco

Don Bosco terus berkarya di mana saja, bahkan para misionarisnya juga tersebar di berbagai tempat untuk mewartakan Injil. Tahun-tahun berlalu, Don Bosco semakin tua. Saat usianya hampir mencapai 70 tahun, satu matanya sudah tidak dapat berfungsi, sedang matanya yang lain sudah kabur. Jika berjalan ia harus beristirahat sejenak di tongkat penyangga atau di pundak seorang teman. Namun hal-hal demikian tidak menghalangi Don Bosco untuk pergi ke berbagai tempat, mengunjungi biara-biara, merayakan Misa di gereja-gereja. Ke mana pun ia pergi, umat menyambutnya dengan antusias. Don Bosco menandatangani potret, membagi-bagikan gambar-gambar kudus dan medali, memberikan berkat dan nasihat, mendengarkan pengakuan dosa, mempertobatkan banyak orang, melakukan mujizat-mujizat, dan menerima banyak sumbangan untuk kelanjutan karyanya.

Tahun 1887 Don Bosco sudah amat lemah. Penglihatannya sudah tidak berfungsi dan kedua kakinya terlalu lemah untuk menyangga tubuhnya.

Don Bosco berdoa kepada Bunda Maria agar Bunda Maria menyediakan seribu tempat di surga bagi Serikat Salesian, kemudian ia meminta sepuluh ribu, dan kemudian seratus ribu. Bunda Maria mengabulkannya. Dan Don Bosco meminta lagi lebih banyak tempat.

Bosco membisikkan pesan terakhirnya kepada anak-anak yang berkumpul di sekeliling tempat tidurnya, “Kasihilah satu sama lain seperti saudara. Berbuatlah baik kepada semua orang dan janganlah berbuat jahat kepada siapa pun. Katakanlah kepada anak-anak bahwa aku menanti mereka semua di Surga.”

Pada tanggal 31 Januari 1888, Yohanes Bosco wafat dalam usia 72 tahun. Pada tanggal 2 Juni 1929 ia dinyatakan sebagai Beato oleh Paus Pius XI dan pada tanggal 8 November 1933 dinyatakan sebagai Santo. Pestanya dirayakan setiap tanggal 31 Januari. Don Bosco sudah meninggal, tetapi karyanya tetap berlanjut hingga saat ini melalui Serikat Salesian yang dibentuknya. Semoga apa yang telah dilakukan oleh Santo Yohanes Bosco semakin berkembang di dunia sekarang ini, dan banyak anak muda yang diselamatkan.


"Menghindarlah dari teman-teman yang jahat sama seperti kamu menghindar dari gigitan ular beracun. Jika teman-temanmu baik, saya yakin bahwa suatu hari kelak kamu akan bersukacita bersama para kudus di Surga; tetapi jika kumpulanmu jahat, kamu sendiri akan menjadi jahat pula, dan kamu berada dalam bahaya kehilangan jiwamu."

Santo Yohanes Don Bosco

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting