Jiwa yang Terbelakang
- Details
- Written by Rm. Yohanes Indrakusuma, CSE
- Hits: 1445
1. Siapakah jiwa yang terbelakang itu?
Sebagaimana dalam kehidupan manusia biasa, kita jumpai anak-anak yang mengalami perkembangan yang sempurna, namun juga ada anak-anak yang tidak mengalami perkembangan yang baik, tubuh berkembang, namun jiwa dan pikirannya tidak berkembang/terbelakang. Demikian pula dalam dunia rohani ada pula orang yang tidak berkembang dan tidak mencapai kepenuhan pribadinya atau tidak pernah mencapai kedewasaan rohani, baik karena kelalaian atau karena kemalasan rohani. Dalam hal ini jiwa-jiwa yang demikian itu tidak dapat digolongkan pada para pemula atau juga mereka yang telah maju. Mereka masuk dalam kelompok jiwa-jiwa yang terbelakang. Yang menyedihkan ialah, bahwa jumlah mereka itu banyak.
Dalam kelompok ini ada yang dahulu melayani Tuhan dengan semangat, namun sekarang bersikap acuh tak acuh. Maka yang acuh tak acuh dapat digolongkan dalam kelompok ini. Dalam masa yang lampau orang ini punya semangat yang sungguh-sungguh, namun dalam perjalanan selanjutnya mereka tidak menjawab rahmat Tuhan dengan baik, dan akhirnya lama kelamaan mundur dan terbelakang. Kalau tidak ada penyalahgunaan rahmat dalam hidup mereka, Tuhan akan terus-menerus membawa mereka dalam perkembangan, karena Allah tidak pernah menolak rahmat yang diminta atau menuntut orang untuk melakukan hal yang melampaui kekuatannya. Santo Agustinus mengatakan, bahwa kita harus melakukan apa yang dapat kita lakukan dan berdoa untuk apa yang mungkin melampaui kekuatan kita. Jadi apa yang diperintahkan Tuhan selalu mungkin, baik dengan rahmat biasa maupun nantinya Tuhan akan memberikan rahmat yang luar biasa.
MARIA DAN KELUARGA
- Details
- Written by Rm. Joseph Krisostomus, CSE
- Hits: 3223
PENGANTAR
Dewasa ini tidak sedikit dijumpai keluarga-keluarga kristiani yang berdevosi kepada Bunda Maria. Bunda Maria begitu nyata peranannya dalam hidup mereka. Sebab, Bunda Maria adalah penolong dan pengantara keluarga-keluarga Kristiani kepada Allah dalam Kristus ketika mereka mengalami kesulitan dan tantangan dalam hidup. Tiada hentinya Bunda Maria berdoa untuk mereka yang meminta doa-doanya. Peranan Maria dalam hidup keluarga ini sesungguhnya tidak dapat dilepaskan maknanya dari Maria sebagai Bunda Allah dan Maria sebagai Bunda Gereja. Lebih dari itu, Maria sendiri dinyatakan secara khusus sebagai Ratu Keluarga. Karena peranannya, Maria memberikan teladan bagi hidup keluarga kristiani.
Doa Rosario Membawa Damai dan Keselamatan Bagi Umat Manusia
- Details
- Written by Sr. Maria Yoanita, P.Karm
- Hits: 4625
MARIA RATU ROSARIO BERPERANG MELAWAN KUASA KEGELAPAN
Maria adalah Ratu Rosario suci, Maria menghantar kita kepada Yesus Puteranya. Maria meyakinkan kita bahwa umat manusia merupakan bagian umat Allah, yang dimenangkan oleh Yesus dengan darahNya yang ditumpahkan sampai titik terakhir bagi keselamatan. Allah adalah pemenang satu-satunya. Ia mengasihi semua umat manusia yang malang yang dirampas Iblis dari padaNya. Ia mempersiapkan saat-saat di mana mujizat kerahimanNya akan memimpin umat manusia ke jalan kembali kepada DiriNya, sehingga manusia dapat mengenal era baru, yaitu kedamaian, kasih, kesucian, sukacita. Oleh sebab itu Maria memanggil kita agar selalu menggunakan senjata yang ampuh yaitu : berdoa Rosario, dengan sikap pasrah, penyangkalan diri, kesalehan yang besarnya tanpa batas, kesanggupan seutuhnya akan kebutuhan rohani sesama, dan kepercayaan akan kerahimanNya yang tak terukur.
Read more: Doa Rosario Membawa Damai dan Keselamatan Bagi Umat Manusia



