User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Article Index

Kurban Bagi Inggris

Hari-hari selanjutnya bagi Pater Edmund Campion, dilaluinya dalam penderitaan. Di penjaranya yang dikenal orang dengan nama “Tower of London”, ia menjalani berbagai siksaan yang mengerikan, antara lain oleh alat penegang yang memisahkan sendi-sendi dengan tulang-tulangnya. Ia pun menjalani proses pengadilan yang dipenuhi intrik dan fitnahan dan saksi-saksi palsu, Pater Edmund Campion tetap tenang dan tidak gentar. Pembawaannya yang penuh wibawa memberikan kesan mendalam bagi banyak orang yang melihatnya pada waktu itu. Banyak dan mereka yang kemudian kembali ke pangkuan Gereja Katolik. Salah seorang dan mereka adalah penjaga sel tempat Pater Edmund Campion disekap. Dan mulutnyalah kita mengetahui bahwa sebelum menjalani hukuman mati yang diputuskan oleh para hakim, ia sempat menerima seorang tamu:
George Eliot yang mengkhianatinya. Dalam percakapan itu, Pater Edmund Campion sungguh-sungguh mengampuninya, namun nasib selanjutnya dan George Eliot tidaklah diketahui lagi.

Pater Edmund Campion dibunuh dengan cara hukuman terkeji di Inggris waktu itu. Ia digantung, diturunkan sebelum mati tercekik, lalu perutnya dibelah, dikeluarkan isinya, Setelah itu baru kepalanya dipenggal dan badannya dipotong menjadi empat bagian.

Pater Edmund Campion dikhianati, ditangkap, dianiaya, diadili, dan akhirnya dibunuh secara tidak adil seperti yang telah dialami oleh Yesus, Tuhan yang diabdinya. Kata-kata terakhirnya adalah berkat dan pengampunan untuk orang yang berada di balik segala ketidakadilan yang dialaminya, “Saya berdoa untuk Elisabeth, ratu tuan (kepada algojonya) dan ratu saya. Harapan saya, semoga Baginda lama memerintah negeri ini dengan tenang dan sejahtera.”

Ia telah wafat demi Kristus, demi imannya, dan demi pertobatan negerinya, Inggris. Kelangsungan sebuah Inggris tidak akan lepas dan doa-doa suci orang kudus besar mi yang saat ini telah menikmati kemuliaan abadi bersama Allah yang mengasihi dunia. Santo Edmund Campion, doakanlah kami. (Edmund Campion digelarkan “santo” oleh Paus Paulus VI pada tanggal 25 Oktober 1970).

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting