Kembali untuk Menjadi Martir
Pada tahun 1975, Edmund bersama beberapa rekannya yang juga berkebangsaan Inggris dengan susah payah akhirnya berhasil masuk kembali ke Inggris. Mulailah karya pelayanan mereka kepada umat yang dilakukan secara tersembunyi dan diam-diam. Tidak jarang mereka harus menyamar dan ternyata mereka cukup ahli dalam hal itu. Dengan pelayanan mereka, banyak orang yang semula meninggalkan Gereja Katolik akhirnya kembali ke pangkuan Gereja, sedangkan mereka yang masih setia semakin diteguhkan. Lambat laun dampak yang begitu besar itu tercium oleh pemerintah. Namun semuanya itu tidak menjadikan mereka orang-orang yang paling dicari di Inggris sebelum Ten Reasons (sebuah buku kecil yang mencantumkan sepuluh argumen yang membenarkan Paus sebagai pimpinan tertinggi Gereja) buku yang luar biasa beraninya dari Pater Edmund Campion beredar di masyarakat.
Buku ini membuat pemerintah Inggris kebakaran jenggot. Mengapa? Sebab naskah itu dicetak. Padahal semua percetakan di seluruh negeri diawasi oleh pemerintah. Bagaimana mungkm tulisan yang meng-“hujat” Sri Ratu ini bisa dicetak dan disebarkan ke masyarakat? Mata-mata diperbanyak dan disebar ke mana-mana. Salah seorang dan mata-mata itu bernama George Eliot, seorang eks-katolik yang berkhianat. Sebagai seorang mantan Katolik yang memiliki beberapa kenalan Katolik yang setia, akhirnya ia berhasil mengendus jejak Pater Edmund Campion.
Setelah beberapa kali memastikan, ia tahu bahwa Pater Edmund Campion akan mempersembahkan Ekaristi di numah seorang janda yang ia kenal baik. Dengan buru-buru ia menyuruh seseorang untuk memberitahukan polisi akan kehadiran buronan yang paling dicari-cari itu. Setelah itu, untuk melihat segala kemungkinan, ia menyelinap masuk ke tengah-tengah umat dan dengan kesalehan yang dibuat-buat mengikuti Ekaristi yang dipersembahkan oleh Pater Edmund Campion. Selesai Ekaristi ia menyelinap ke luar, bergabung dengan gerombolan orang yang datang untuk menangkap Pater Campion. Rumah nyonya itu pun digedor dengan keras.
Pater Edmund Campion dan dua orang imam lainnya yang masih berada di dalam rumah itu segera diantar oleh tuan rumah di dalam sebuah lubang persembunyian. Namun lubang persembunyian itu akhirnya berhasil diketemukan oleh para pengejar dan ketiga imam itu pun ditangkap dan dibawa ke London untuk diadili. Jalan kemartiran bagi Pater Edmund Campion telah terbentang dan tidak ada jalan untuk kembali.



