Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/k5444188/public_html/plugins/content/jplayer/jplayer.php on line 32

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Article Index

Bulan Mei dan Oktober adalah bulan-bulan yang khusus dipersembahkan untuk menghormati Bunda Maria. Gereja menetapkan dua bulan tersebut dalam setahun sebagai bulan Maria. Hal ini menunjukkan bahwa Maria bukanlah pribadi yang sembarangan dalam kehidupan Gereja. Dia memiliki peran dan kedudukan yang penting sekali dalam kehidupan Kristen. Siapakah sebenarnya Maria itu dan apa perannya dalam kehidupan Gereja dan dalam hidup kita sebagai orang Kristen?

I. Sikap Terhadap Maria dalam Kehidupan Gereja Dewasa Ini

Dewasa ini, dalam kehidupan Gereja, ada tiga macam sikap umat dalam berhubungan atau berelasi dengan Bunda Maria:

1)Sikap yang berlebih-lebihan dalam berhubungan dengan Maria

Sikap ini memberi kesan bahwa orang Katolik menyembah Maria. Hanya Maria saja sudah cukup, tidak perlu lagi berdoa kepada Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus. Ada beberapa tempat tertentu yang memiliki devosi berlebihan kepada Bunda Maria sehingga Tuhan dirasakan tidak diperlukan lagi padahal sikap ini justru mengaburkan peran Bunda Maria sendiri. Sikap ini sebenarnya sama saja dengan menjadikan Maria sebagai berhala, sehingga berlawanan dengan kehendak Allah sebagai Penciptanya.

2)Sikap menolak sama sekali untuk berhubungan dengan Bunda Maria

sikap ini disebabkan karena pengertian yang salah akan peran Bunda Maria dalam kehidupan beriman atau terkena pengaruh sekte-sekte tertentu yang menolak Maria sekalipun mereka memakai Kitab Suci yang sama dengan Gereja Katolik di mana di dalamnya termuat dasar-dasar yang benar untuk membina hubungan dengan Bunda Maria dan Tuhan sendiri

3)Sikap menghormati Bunda maria dan bukan menyembah

Sikap yang seimbang sebagai sikap yang benar dalam berhubungan dengan Bunda Maria, yaitu sikap yang tidak mendewa-dewakan Maria, tetapi tidak menolak Maria sama sekali. Sikap yang benar kepada Maria adalah sikap menghormatinya, bukan menyembahnya.

Kita dapat melihat bahwa sikap pertama dan kedua adalah sikap yang salah. Kedua sikap ini merupakan dua sikap yang saling bertolak belakang dan ekstrem. Yang satu menyembah Bunda Maria dan yang satu lagi sama sekali tidak mau berhubungan dengan Bunda Maria. Sikap yang benar tertuang dalam sikap yang ketiga yaitu sikap yang menghormatinya dan bukan menyembahnya serta bukan menolaknya.

Untuk memiliki sikap yang benar ini, kita perlu memiliki pengenalan dan pengertian yang benar akan dia. Pengenalan dan pengertian yang benar itu akan membantu kita dalam menempatkan Bunda Maria dalam posisinya yang benar sehingga dia sungguh-sungguh bisa membantu kita dalam perkembangan hidup Kristen kita.

www.carmelia.net © 2008
Supported by Mediahostnet web hosting